12.9.04

Kekeliruan 20: Klaim dengan argumen yang irrelevan

(1) - Petitio Principii

Kekeliruan klaim jenis ini adalah karena kebenaran kesimpulannya diasumsikan dalam salah satu argumen. Seringkali kesimpulan dinyatakan dalam premis dalam bentuk yang hanya berbeda sedikit. Dalam kasus yang lebih halus, argumennya justru berupa konsekuensi dari kesimpulan.

Contoh:

Karena saya tidak berbohong, maka saya mengatakan kebenaran.

Kita tahu Tuhan itu ada, karena memang demikian menurut kitab suci. Apa yang disebut dalam kitab suci pasti benar, karena kitab suci berasal dari Tuhan, dan Tuhan kan tidak pernah bohong. (Di sini, kita dipaksa harus setuju dengan keberadaan Tuhan agar percaya bahwa Tuhan menulis kitab suci.)

Pembuktian:
Tunjukan bahwa untuk menerima suatu premi kita harus setuju bahwa kesimpulannya benar.

Punya contoh lain?